Partikel alfa maupun
sinar alfa pada dasarnya adalah sama yang membedakan keduanya hanyalah
tinjauannya. Untuk partikel alfa ditinjau dari sisi fisika modern merupakan
gelombang kuantum yang terdiri dari paket-paket energi yang bersifat diskrit,
sedangkan sinar alfa ditinjau dari sisi fisika klasik merupakan gelombang
kontinu.
Baik itu partikel alfa
maupun sinar alfa dihasilkan melalui peluruhan radioaktif. Akan tetapi tidak
semua partikel yang meluruh akan menghasilkan partikel alfa, terdapat syarat agar
partikel tersebut dapat meluruh sehingga menghasilkan partikel alfa yaitu
partikel yang memliki nomor massa lebih dari 250. Partikel alfa juga biasa
disebut sebagai inti helium hal ini dikarenakan adanya kemiripan diantara
keduanya.
Apabila pemancaran
partikel alfa terjadi disertai pemacaran partikel gamma, maka transisinya
terjadi dari tingkat dasar inti X ke tingkat eksitasi inti Y.
Peluruhan alfa adalah
peristiwa peluruhan spontan sebuah inti yang memancarkan partikel alfa. Persamaan
umum untuk unsur yang mengalami peluruhan alfa adalah sebagai berikut:
Pada peluruhan alfa,
maka hukum kekekalan energinya adalah sebagai berkut:
karena
Maka persamaanya
menjadi:
Dengan : Mx = massa
inti awal
My = Massa
inti yang meluruh
m =
massa partikel alfa
Ky = Energi
kinetik untuk partikel yang meluruh
Kα = Energi
kinetik untuk partikel alfa
Teori peluruhan
partikel alfa
1.
Teori Semi Klasik
Teori semi klasik ini merupakan
gabungan dari teori klasik dan teori kuantum (modern)
Meunurt Teori Klasik bahwa suatu
partikel tidak mungkin menembus suatu daerah yang memiliki energi potensialnya
lebih besar dari pada energi kinetiknya.
Sedangkan menurut Teori Kuantum
sepertihalnya efek terowongan. Dimana suatu partikel bermassa m dan energi
kinetik E menumbuk potensial barrier dengan tinggi Vo, maka peluang partikel menembus potensial barrier adalah
Dengan : P = transparency
T = amplitudo gelombang yang datang
I = amplitudo gelombang yang diteruskan
Berdasarkan Mekanika Kuantum
2.
Teori Gamow
Menurut Gamow, kebolehjadian partikel alfa per detik sama
dengan jumlah tumbukan antara partikel alfa dengan barriernya per detiknya
Konstanta peluruhan partikel alfa
adalah
Dengan: vin = kecepatan
partikel alfa dalam inti
R = jari-jari inti
m = massa partikel alfa
Potensial Coloumb:
Maka untuk konstanta peluruhan
partikel alfanya adalah:
dengan
Akan tetapi pada teori Gamow ini
terlalu jauh dengan hasil eksperimen yang dilakukan, maka dilakukanlah koreksi
pada teori ini.
Koreksi Teori Gamow
a.
Kebolehjadian partikel alfa dalam inti tidak
diperhitungkan, jika diperhitungkan maka
b.
Kemungkinan pemancaran partikel alfa dengan l = 0 tidak
diperhitungkan. Untuk l = 0, selain
adanya potensial Coulomb juga ada potensial sentrifugal
c.
Sehingga perbandingan potensial Sentrifugal dengan
Coulomb adalah 0,02 l (l+1)
Demikian
yang dapat saya sampaikan semoga bermanfaat bagi para pembaca. Sekian.
Teman berbagi suka maupun duka, Merisna Oktriani, Ghina Mar'atul Fitriana, Marlinda Nurul Huda dan Lu'lu Nurwalidah

Bersama warga HMP Fisika dalam acara GEBYAR EUREKA XII
















