My Family

Keluarga Tercinta yang selalu ada dan mendukung di setiap langkah dalam menapaki realita hidup ini.

  • Teman berbagi suka maupun duka, Merisna Oktriani, Ghina Mar'atul Fitriana, Marlinda Nurul Huda dan Lu'lu Nurwalidah
  • My Kecew

    Teman berbagi suka maupun duka, Merisna Oktriani, Ghina Mar'atul Fitriana, Marlinda Nurul Huda dan Lu'lu Nurwalidah

    My Classmate

    Bersama warga Kapilaritas Physic Education 2010 B

    My COKELAT

    Bersama warga COKELAT SMANDACIS IPA 1 dalam acara BUKA BERSAMA beberapa tahun lalu. Sungguh merindukan kalian semua.

  • My HIMABersama warga HMP Fisika dalam acara GEBYAR EUREKA XII
  • My HIMA

    Bersama warga HMP Fisika dalam acara GEBYAR EUREKA XII

    Sabtu, 08 Desember 2012

    My Task


    LAPORAN STUDI KASUS
    Lingkungan Pasar Ujungberung

    Tugas disampaikan
    Untuk memenuhi salah satu tugas ujian tengah semester (UTS)
    Mata Kuliah Pengetahuan Lingkungan

    Dosen Pengampu:





    Oleh :

    Lulu Nurwalidah
    Merisna Oktriani
    Pipih Epiah Nurdiana
    1210207061
    1210207065
    1210207085

    PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA
    JURUSAN MIPA
    FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
    UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG
    TAHUN 2012


    KATA PENGANTAR

    Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan laporan yang berjudul “LAPORAN STUDI KASUS DI LINGKUNGAN PASAR UJUNGBERUNG”. Laporan ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas Ujian Tengah Semester mata kuliah Pengetahuan Lingkungan.
    Meskipun banyak kendala yang penulis hadapi dalam menyusun laporan ini, akan tetapi dengan kerjasama dan bantuan dari berbagai pihak akhirnya laporan ini dapat terselesaikan.
    Penulis menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu penulis mengharapkan konstribusi berupa saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan laporan ini. Penulis berharap semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi pembaca, khususnya bagi penulis.


    Bandung, 19 November 2012



    Penulis





    LAPORAN STUDI KASUS
    DI LINGKUNGAN PASAR UJUNGBERUNG

     

         I.          Pendahuluan

    a)    Latar Belakang

    Lingkungan hidup merupakan ruang lingkup kita dalam menjalankan aktifitas  kehidupan sehari-hari. Namun, terkadang masyarakat kita sangat kurang akan kesadarannya dalam menjaga lingkungan hidup mereka. Faktanya masih banyak sampah yang berkeliaran di jalanan, dan banyak juga sampah yang berserakan di sungai. Ini sangat buruk akibatnya untuk lingkungan, karena sampah akan menjadi musuh utama lingkungan apabila kita tidak mengelolanya dengan baik.
    Pada umumnya pasar sangat identik dengan lingkungan hidup yang kurang sehat. Hal ini dikarenakan kurang sadarnya masyarakat dalam mengelola sampah dan menjaga lingkungan mereka dengan baik. Maka dari itu kami mengangkat tema lingkungan hidup di sekitar pasar, dimana upaya mereka dalam mengatasi sampah dan dan apa saja yang mereka lakukan dalam menyadarkan masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan di sekitar pasar.

    b)   Permasalahan

    Adapun permasalahan yang ada di lapangan adalah sebagai berikut:
    1.      Bagaimana cara mengatasi penumpukan sampah di TPS Pasar Ujungberung?
    2.      Bagaimana upaya pemerintah dalam menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan di sekitar Pasar Ujungberung?

    c)    Tujuan

    Adapun tujuan dalam makalah yang kami buat ini adalah sebagai berikut:
    1.      Sejauh mana upaya PD unit Pasar Ujungberung dan PD kebersihan dalam mengatasi penumpukan sampah di TPS pasar Ujungberung.
    2.      Upaya apa saja yang telah pemerintah lakukan dalam menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan di sekitar Pasar Ujungberung.

      II.          Fokus Observasi

    Sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Sampah didefinisikan oleh manusia menurut derajat keterpakaiannya, dalam proses-proses alam sebenarnya tidak ada konsep sampah, yang ada hanya produk-produk yang dihasilkan setelah dan selama proses alam tersebut berlangsung.

    III.          Metode Penelitian

    a)    Subjek Penelitian

    Subjek penelitian dalam makalah ini adalah Pasar Ujungberung khususnya dalam pengelolaan sampah dan upaya dalam menjaga kebersihan lingkungan Pasar Ujungberung agar konsumen dan masyarakat sekitar merasa nyaman berada di lingkungan Pasar Ujungberung.

    b)   Teknik Pengumpulan

    Teknik pengumpulan data yang kami lakukan melalui wawancara kepada Kepala Perusahaan Daerah Unit Pasar Ujungberung , Kepala Perusahaan Daerah Kebersihan Pasar Ujungberung, petugas kebersihan Pasar Ujungberung dan masyarakat sekitar Pasar Ujungberung.

    c)    Pokok pertanyaan yang diajukan

    Pertanyaan yang kami ajukan pada penelitian ini adalah sebagai berikut:
    1.   Langkah apa saja yang sudah dilakukan pemerintah untuk menangani masalah sampah?
    2.   Bagaimana dampak terhadap lingkungan sekitar dengan kondisi pasar yang seperti ini?
    3.   Menurut anda lingkungan pasar yang seperti ini? Apakah sehat atau tidak?
    4.   Bagaimana upaya dari anda untuk mengurangi banyaknya sampah disekitar sampah ini?
    5.   Apakah anda nyaman dengan kondisi lingkungan pasar yang seperti ini, terutama ketika cuaca sedang hujan?

    IV.          Temuan

    a)    Kondisi dan Latar Belakang Masyarakat

    Setelah kami melakukan observasi dan wawancara, kondisi yang kami lihat terpantau tidak begitu bersih mungkin karena cuaca sedang turun hujan dan memang lingkungannya tidak terlalu bersih. Masyarakat tampaknya terbiasa dengan lingkungan yang seperti itu, jika mereka memang berdomisili didekat pasar Ujungberung. Namun bagi masyarakat yang tidak terbiasa mereka merasa kurang nyaman jika melewati TPS Pasar Ujungberung.

    b)   Profil Lingkungan


    c)    Sarana dan Prasarana

    Dari hasil wawancara dan observasi, sarana/prasarana yang tersedia di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara Pasar Ujungberung sudah cukup baik. Akan tetapi, itu masih kurang jika dilihat dari volume sampah yang begitu banyak. Sedangkan sarana/prasarana tersebut tidak bertambah sesuai dengan banyaknya sampah. Petugas kebersihan yang bekerja mengelola sampah di TPS Pasar Ujungberung hanya 17 orang. Dan setelah kami telusuri melalui wawancara ternyata jumlah petugas di TPS tidak bisa ditambah melainkan dipindah tugaskan ke TPS lain. Karena ketentuan tersebut merupakan ketentuan dari pemerintah pusat, jadi pihak pengelola Perusahaan Daerah terutama Perusahaan Daerah Kebersihan mengalami kendala tehadap Sumber Daya Manusia.

      V.          Analisis dan Keterbatasan

    a)    Analisis
    Dari studi kasus yang kami lakukan, kami melihat banyak kendala yang dihadapi petugas dalam menangani kebersihan di Pasar Ujungberung. Dari mulai pembuangan sampah dari masyarakat yang sembarangan hingga semakin banyaknya volume sampah setiap harinya. Sedangkan petugas kebersihan tidak seimbang dengan banyaknya sampah, meski mereka bekerja membersihkan sampah setiap hari pagi hingga malam bahkan jika turun hujan pekerjaan membersihkan sampah ditingkatkan namun seperti yang dikatakan Bapak PD Kebersihan “bukan sampah yang semakin berkurang namun umur saya yang semakin berkurang”. Saat penelitian pun kami sedikit kesulitan karena turunnya hujan. Namun penelitian berjalan lancar dan wawancara pun dapat dilaksanakan dengan baik.
    b)   Keterbatasan Lingkungan
    TPS di Pasar Ujungberung sangat sempit dan kotor, jalan yang dilalui masyarakat pun terkadang macet jika ada truk pengangkut yang sedang memindahkan sampah untuk dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir.

    VI.          Kesimpulan dan Saran

    a)    Kesimpulan
    Berdasarkan penelitian yang kami lakukan bahwa pihak PD unit Pasar Ujungberung mengupayakan kebersihan di dalam lingkungan pasar. Sehingga sampah yang tekumpul dari dalam pasar ditampung di TPS. Dari TPS sampah diangkut ke TPA yang dilakukan oleh pihak PD kebersihan.

    a)    Saran
    Pada penelitian yang kami lakukan, kami menyarankan agar pihak pusat dari PD kebersihan bisa mengupayakan penambahan petugas kebersihan di pasar Ujungberung. Hal ini mengingat banyaknya sampah yg ada di TPS tersebut dan kurangnya tenaga kebersihan. Dan pihak PD unit pasar lebih bisa mengutamakan kebersihan bukan hanya mementingkan laba dari pedagang yang berdagang di pasar Ujungberung.